Harga Sewa dan Beli Vila di Bali

Posted on

Digitalmarketingproperty.com – Apakah Anda salah satu dari sekian banyak orang yang memimpikan untuk berlibur santai di sebuah vila di Bali? Jika iya, maka Anda wajib untuk survey terlebih dahulu harga vila di Bali , baik harga sewa maupun harga beli. Hal ini agar Anda jadikan pertimbangan sebelum benar-benar memilih vila yang sesuai dengan impian Anda.

Sewa Vila di Bali

Salah satu alasan yang biasa melatarbelakangi orang untuk lebih memilih menyewa vila ketika berlibur di Bali ialah agar lebih praktis. Pasalnya, dengan menyewa, Anda jadi bisa mencoba berganti-ganti vila di berbagai wilayah Bali untuk mendapatkan suasana berlibur yang berbeda. Selain itu, dengan menyewa vila, Anda menilai akan lebih praktis karena tidak memerlukan biaya perawatan tambahan. Untuk harga yang perlu dibayarkan sendiri tergantung dari lokasi vila beserta fasilitas-fasilitas yang diberikannya. Misalnya, untuk wilayah Seminyak dan Uluwatu jelas harga sewa vila per-malamnya akan lebih mahal dibandingkan wilayah lain. Meski demikian, normalnya untuk sewa harga vila di Bali  memang berkisar dari Rp 1 juta – Rp 7 juta per-malam. Bagaimana dengan resikonya? Mengingat rata-rata 55.000 turis datang ke Bali setiap hari—terlebih ketika peak season libur musim panas, maka Anda harus siap-siap untuk bersaing memperebutkan vila yang Anda incar. Dengan kata lain, kemungkinan kehabisan vila ideal di Bali sangat besar apabila Anda tidak booking sewanya dari jauh-jauh hari.

Beli Vila di Bali

Bagi Anda yang memiliki dana lebih banyak, suka berlibur ke Bali atau setidaknya sekedar ingin berinvestasi, maka menjadi hal yang rasional apabila Anda berkeinginan untuk membeli unit vila di Bali. Memang dengan demikian Anda tidak memiliki kesempatan untuk menjajal berbagai jenis vila di wilayah-wilayah Bali. Namun, dilema tersebut tidak ada apa-apanya dengan prospek menjanjikan dari investasi dalam bentuk vila di Bali. Ya! Investasi properti memang menjanjikan keuntungan yang besar, terlebih apabila modal ditanamkan pada vila/hotel yang dalam setahunnya dipercaya mampu memberi passive income 7 hingga 9 % per-tahunnya. Padahal, mengingat Bali yang kapasitas penginapannya tidak selalu memadai untuk menampung tempat tinggal seluruh turis ketika berlibur, dapat dipastikan apabila investasi Anda tidak akan sepi pelanggan. Biaya perawatan vila menjadi tak seberapa dibandingkan dengan keuntungan yang diperoleh dengan menyewakan vila. Pasalnya, untuk harga vila di Bali  yang dibanderol kurang lebih Rp 1,5 milyar – Rp 7,5 milyar, menjadi normal untuk memberi harga sewa harian yang apabila ditotal setahunnya bisa mencapai 5-15 % dari harga beli vila. Dengan memiliki vila pribadi pun Anda menjadi lebih fleksibel dan tidak perlu pusing-pusing untuk memikirkan tempat menginap, kapan pun Anda merasa ingin untuk berlibur ke Bali.

Dari sekian unit vila yang dijual di Bali, Anda mungkin bingung menentukan mana yang sekiranya bisa membawa keuntungan paling maksimal.

Gravatar Image
Yusuf Hidayat adalah Founder Digitalmarketingproperty.com. Kekagumannya pada metode pemasaran Digital dimulai sejak 2007 dengan Mendalami Search Engine Optimization (SEO). Sejak 2013 fokus di digital marketing dengan specialisasi : Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing (SMM)