5 Faktor yang Mempengaruhi Biaya Digital Marketing, Sudah Tahu Belum?

Posted on

Digitalmarketingproperty.com – Kamu tertarik menerapkan strategi digital marketing untuk mengembangkan bisnis? Jika iya, cari tahu dulu berapa biaya digital marketing agar tidak melebihi budget. Di zaman sekarang, digital marketing dianggap paling relevan untuk mengembangkan bisnis. Sebab, digital marketing punya jangkauan tak terbatas, sehingga lebih berpeluang dalam menjaring konsumen baru. 

Dibalik manfaat yang ditawarkan, ternyata biaya digital marketing sangatlah bervariatif, mulai dari ratusan hingga puluhan juta rupiah. Lantas, faktor apa saja yang mempengaruhi besar kecilnya biaya digital marketing

Faktor yang Mempengaruhi Biaya Digital Marketing

Konten dalam digital marketing bisa dibilang long lasting. Dalam waktu lama, konten yang diunggah di website bisnis masih efektif untuk menjaring konsumen baru, apalagi jika konten yang diunggah mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi calon konsumen. 

Manfaat ini terbilang sebanding dengan biaya membangun website yang tidaklah murah. Nah, berikut ini beberapa faktor yang dapat mempengaruhi tarif digital marketing.

  • Layanan yang dipilih

Sebelumnya sudah disinggung tentang layanan yang ditawarkan oleh jasa digital marketing, mulai dari pembuatan website, konten marketing, manajemen sosial media, hingga periklanan online. Masing-masing layanan tentunya punya tarif yang berbeda-beda. 

Layanan pembuatan website biasanya memakan biaya yang tidak sedikit, bahkan sampai puluhan juta rupiah. Apalagi, jika website punya fungsi dan fitur yang canggih. Sedangkan untuk konten marketing, biasanya biayanya ditentukan dari berapa jumlah konten yang dipesan. Sementara untuk periklanan online, biaya digital marketing menyesuaikan dengan media yang dipakai dan target yang ingin dicapai.

  • Tujuan digital marketing

Faktor kedua yang mempengaruhi tarif digital marketing adalah tujuannya. Semakin fokus tujuan yang ingin dikejar, maka semakin mudah pula untuk menentukan besarnya biaya yang dibutuhkan. Namun, jika percobaan digital marketing tidak jelas, maka biaya yang dibutuhkan pun biasanya lebih besar. 

Apabila tujuan digital marketing adalah untuk awareness, maka biayanya tergantung seberapa luas segmen yang akan dicapai. Sedangkan digital marketing yang lebih fokus ke sales, biasanya tarif dihitung berdasarkan target sales yang ingin dicapai oleh klien. 

  • Channel digital yang dipakai 

Digital marketing punya cakupan yang sangat luas. Bahkan, media yang digunakan pun sangatlah beragam, mulai dari website, Instagram, email marketing, YouTube, dan lain sebagainya. Masing-masing media butuh konten yang relevan dengan audience-nya. Sebab itulah, makin banyak channel yang dipakai, makin besar pula biaya yang dibutuhkan.

  • Segmen pasar

Selain channel yang dipakai, besarnya segmen yang dituju juga mempengaruhi tarif digital marketing. Semakin besar segmennya, maka tarif digital marketing pun semakin mahal. Hal ini dikarenakan strategi komunikasi yang digunakan juga berbeda-beda untuk bisa menjaring calon konsumen potensial. 

  • Kekuatan brand

Faktor terakhir yang memengaruhi tarif digital marketing adalah kekuatan brand. Tidak semua brand perusahaan bisa jadi aset digital dengan mudah. Ada sejumlah brand yang butuh effort tinggi untuk strategi digital marketing. Otomatis, biaya yang dibutuhkan pun menjadi lebih tinggi. Sementara untuk brand yang tidak butuh effort terlalu tinggi dalam strategi digital marketing, biasanya tarifnya pun lebih terjangkau.

Lima faktor di atas jadi penentu biaya digital marketing. Oleh karenanya, sebelum menggunakan jasa digital marketing, tentukan dulu berapa budget-nya, tujuannya, segmen yang akan dituju, hingga channel yang akan dipakai untuk digital marketing. Dengan begitu, biaya yang dikeluarkan akan sebanding dengan manfaat yang didapatkan oleh perusahaan.

Gravatar Image
Yusuf Hidayat adalah Founder Digitalmarketingproperty.com. Kekagumannya pada metode pemasaran Digital dimulai sejak 2007 dengan Mendalami Search Engine Optimization (SEO). Sejak 2013 fokus di digital marketing dengan specialisasi : Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Social Media Marketing (SMM)